Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Teori – Teori Atom

Saturday, May 21, 2011 Add Comment
Teori – Teori Atom

1.Teori Atom Dalton
- atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dipecah lagi yang mempunyai sifat unsure itu
- atom sejenis sifatnya sama sedangkan atom unsure tidak sejenis sifatnya berbeda
- dua atom atau lebih dapat membentuk suatu molekul
- pada reaksi kimia atom membentuk susunan berbeda dengan massa keseluruhan tetap
- atom bersenyawa atom yang sama membentuk perbandingan yang sederhana

Kelemahan : Tidak dapat menerangkan adanya partikel – partikel penyusun atom

2. Teori Atom Thomson
- atom berbentuk bola pejal dan memiliki muatan listrik positif yang tersebar merata di seluruh bagian atom
- jumlah muatan positif dan negative sama sehingga atom bersifat netral

Kelemahan : Tidak dapat menyatakan gerakan electron dalam atom

3. Teori Atom Rhuterford
- atom terdiri dari inti yang dikelilingi oleh electron di sekitarnya
- inti atom bermuatan positif merupakan 99,9% massa atom
- jarak antara inti dengan electron jauh lebih besar dibanding ukuran inti sendiri
- jumlah muatan inti sama dengan jumlah muatan electron yang mengelilinginya
- gaya sentripetal electron selama mengelilingi inti dibentuk oleh gaya tarik elektrostatis

Kelemahan : - Tidak dapat menjelaskan kestabilan atom
- Tidak dapat menjelaskan spectrum garis atom hidrogen

4. Teori Atom Bohr
- atom terdiri dari inti yang dikelilingi oleh electron, dan electron mengelilingi inti atom dalam lintasan yang sudah pasti dan lintasan tersebut menunjukkan tingkat energi electron (kulit atom)
- tiap electron mengenal suatu lintasan tertentu dimana electron tidak memancarkan atau menyerap energi dalam bentuk pancaran atau penyerapan foton
- electron bisa pndah dari satu kulit ke kulit lain dengan disertai melepas atau menyerap energi
- lintasan yang ditempati electron mempunyai momentum sudut

Kelemahan :
- belum dapat menjelaskan kejadian dalam ikatan kimia, pengaruh medan magnet terhadap atom dan spectrum atom berelektron banyak.

Fase - Fase Menstruasi

Wednesday, May 04, 2011 Add Comment
Fase - Fase Menstruasi

Fase Menstruasi
- ovum tidak dibuahi
- korpus luteum akan menghentikan produksi progesterone dan estrogen
- lepas sel telur dari dinding uterus yang menebal
- meluruh/sobek dan terjadi pendarahan

Fase Pra Ovulasi
- turunnya progesterone akan memacu hipotalamus merangsang gonadotropin untuk mensekresikan FSH
- adanya FSH, ovarium akan mengalami pemasakan dan mensekresikan hormone estrogen
- sekresi hormone estrogen akan menghambat sekresi FSH, dan justru merangsang sekresi LH

Fase Ovulasi
- sekresi LH akan merangsang ovulasi
- folikel telur yang telah ditinggal sel telur akan membentuk badan kuning (korpus luteum)
- terjadi sekitar hari ke-14

Fase Pasca Ovulasi
- terjadi hari ke 15 – 28
- namun bila hari ke-26 tidak dibuahi, korpus luteum akan berubah menjadi korpus albicans
- akan menurunkan kadar estrogen dan progesterone

Macam-macam kelenjar endokrin

Sunday, May 01, 2011 Add Comment
Macam-macam kelenjar endokrin
System endokrin menghasilkan hormone, yaitu senyawa protein berupa getah yang disekresikan oleh kelenjar endokrin. Hormone di bentuk pada suatu kelenjar, akan tetapi melaksanakan fungsinya di tempat lain. Di dalam tubuh, hormone berperan dalam mengatur metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, keseimbangan internal, reaksi terhadap stress, serta tingkah laku.

Macam-macam kelenjar endokrin dan hormone yang dihasilkan pada tubuh manusia antara lain sebagai berikut:

1. kelenjar hipofisis anterior
- TSH (Tiroid Stimulating Hormon) → merangsang hormone tiroid
- ACTH (Adrenocorticotropic Hormon) → merangsang anak ginjal
- Gonadotropin (FSH & LH) → merangsang kelenjar gonad
- Somatotrof → merangsang pertumbuhan
- Proklatin → merangsang ASI

2. kelenjar hipofisis posterior
- ADH (Antidiuretika Hormon) → menurunkan produksi urine
- Oksitosin → kontraksi pada otot polos uterus saat melahirkan

3. kelenjar tiroid
- Tiroksin → laju metabolisme, distrbusi air & mineral, perkembangan fisik & mental
- Calsitosin → atur kadar Ca dalam darah

4. kelenjar paratiroid (anak gondok)
- PTH (parathormon) → atur kadar posfor dan kalsium

5. kelenjar anak ginjal korteks
- Glukokortikoid → kadar glukosa darah
- Mineralokortikoid (aldosteron) → reabsorpsi mineral natrium

6. kelenjar anak ginjal medula
- Adrenalin → marah, takut, cemas, denyut jantung cepat, kontraksi otot meningkat, pembuluh darah menyempit, tekanan darah meningkat

7. kelenjar pangkreas
- Insulin → menurunkan kadar gula dalam darah
- Glukagon → menaikkan kadar gula dalam darah

8. kelenjar gonad
- menghasilkan hormone testosterone oleh sel-sel leydig
- menghasilkan hormone estrogen dan progesterone