Pemikiran Teologi Syiah

Monday, October 29, 2012
A. Awal terbentuknya Syiah

Apa dan siapa Syiah itu? Syiah adalah aliran sempalan dalam Islam dan Syiah merupakan salah satu dari sekian Aliran – aliran sempalan dalam Islam. Aliran sempalan Islam yaitu aliran – aliran yang menyimpang dari ajaran islam yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW atau dalam bahasa agamanya Ahli Bid’ah.
Kata Syiah berasal dari bahasa arab yang artinya yaitu pengikut juga mengan dung arti pendukung atau pecinta. Atau dapat di artikan sebagai kelompok. Pada zaman Rasulullah SAW Syiah sudah ada sebelum Islam, namun dihapuskan oleh Nabi Muhammad SAW sehingga pada saat itu tidak ada Syiah itu atau Syiah ini. Karena Rasulullah SAW diutus oleh Allah untuk mempersatukan umat bukan untuk membuat Syiah atau menjadikannya firqoh.
Tapi setelah Rasulullah SAW wafat, benih – benih perpecahan mulai ada, sehingga saat itu ada kelompok  - kelompok atau syiah – syiah yang mendukung seseorang tapi sifatnya politik. Misalnya sebelum Sayyidina Abu Bakar di baiat sebagai khalifah. Pada waktu itu ada satu kelompok dari orang – orang Ansor yang berusaha ingin mengangkat Saad Bin Ubadah sebagai Khalifah. Tapi dengan disepakatinya Sayyidina Abu bakar menjadi khalifah, maka bubarlah kelompok tersebut.
Begitu pula saat itu ada kelompok kecil yang berpendapat bahwa Sayyidina Ali lebih berhak menjadi seorang khalifah dengan alasan karena paling dekatnya hubungan kekeluargaan dngan Rasulullah SAW tapi dengan baiatnya Sayyidina Abu Bakar sebagai khalifah, maka selesailah masalah tersebut. Oleh karena itu dasarnya merupakan politik bukanlah akidah maka hal – hal tersebut kadang terjadi sebentar dan kadang hilang.
Jadi istilah Syiah pada saat itu tidak hanya dipakai untuk pengikut kelompok Imam Ali saja namun juga di pakai untuk setiap kelompok pengikut dari seorang yang sangat berpengaruh.
Kata Syiah sudah ada namun dalam arti sebuah bahasa namun tidak sampai dalam sebuah konteks madzhab jadi Adapun Syiah Ali dan Syiah Muawwiyah pada saat itu tetap mengikuti ajaran yang di bawa oleh Rasulullah.
Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah adalah salah satu aliran Syiah dari sekian banyak aliran-aliran Syiah yang satu sama lain berebut menamakan aliran Syiahnya sebagai madzhab Ahlul Bait. Dan pdnganutnya mengklaim hanya dirinya saja atau golongannya yang mengikuti dan mencintai Ahlul Bait. Aliran Syiah inilah yang dianut atau diikuti oleh mayoritas (65 %) rakyat IRAN. Begitu pula sebagai aliran Syiah yang diikuti oleh orang-orang di Indonesia yang gandrung kepada Khumaini dan Syiahnya. Apabila dibanding dengan aliran-aliran Syiah yang lain, maka aliran Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah ini merupakan aliran Syiah yang paling sesat dan paling berbahaya bagi agama, bangsa dan negara pada saat ini. 
            Dengan menggunakan strategi yang licik yang mereka namakan Tagiyah (berdusta) yang berakibat dapat menghalalkan segala cara, aliran ini dikembangkan.Akibatnya banyak orang-orang yang beraqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah tertipu dan termakan oleh propaganda mereka, sehingga keluar dari agama nenek moyangnya (Islam) dan masuk Syiah.Karena didasari oleh Ashobiyah atau kefanatikan yang mendalam, maka aliran ini cepat menjalar dan berkembang, terutama dikalangan awam Alawiyyin (keturunan nabi Muhammad) dan Muhibbin (pecinta mereka). Dapat kita lihat bagaimana mereka tanpa sopan berani dan terang-terangan mdncaci maki para sahabat, memfitnah istri-istri Rasulullah SAW, khususnya Siti Aisyah, bahkan Rasulullah sendiri tidak luput dari tuduhan mereka.

B. Peran dan Dampak Keberadaan Syiah di Indonesia

            Dalam perkembanganya Syah masuk ke Indonesia masih menjadi sebuah perdebatan dan banyak versi. Ada tiga faktor yang menyebabkan Syi'ah mudah masuk ke Indonesia. Yaitu: Pertama, kaum Muslimin terbelakang dalam pemahaman terhadap aqidah Islam yang shahîhah (benar) yang berdasarkan al-Qur’ân dan Sunnah.
            Kedua, mayoritas kaum Muslimin pada saat itu sangat jauh dari manhaj Salafush Shâlih. Mereka hanya sekedar mengenal nama yang agung ini, namun dari sisi pemahaman pengamalan dan dakwah jauh sekali dari pemahaman dan praktek Salaful Ummah (generasi terbaik umat Islam). Memang ada sebagian kaum Muslimin yang menyeru kepada al-Qur’ân dan Sunnah, tetapi menurut pemahaman masing-masing tanpa ada satu metode yang akan mengarahkan dan membawa mereka kepada pemahaman yang shahîh (benar).
            Ketiga, kebanyakan kaum Muslimin termasuk tokoh-tokoh mereka di negeri ini kurang paham atau tidak paham sama sekali tentang ajaran bermadzhab Syi'ah yang sangat berbahaya terhadap Islam dan kaum Muslimin, bahkan bagi seluruh umat manusia. Pemahaman mereka terhadap ajaran Syi'ah sebatas Syi'ah sebagai madzhab fiqh, sebagaimana madzhab-madzhab yang ada dalam Islam yang merupakan hasil ijtihad para ulama seperti Imam Syafi’i, Abu Hanîfah, Mâlik, dan Ahmad dan lain-lain. Mereka mengira perbedaan antara Syi’ah dengan madzhab yang lain hanya pada masalah khilâfiyah furû’iyyah (perbedaan kecil). Oleh karena itu, sering kita dengar, para tokoh Islam di negeri kita ini mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara kita dengan Syi'ah kecuali sekedar perbedaan furu’iyyah.
Dengan tiga sebab diatas mudahnya Syiah masuk ke dalam Islam Indonesia mereka menamakan perjuangannya yaitu berdakwah menegakkan Daulah Islam ,namun yang sebenarnya yang mereka lakukan yaitu menyebarkan ajaran Rafidhoh.
Di wilayah Madura Indonesia sering terjadi bentrok antara kelompok Aswaja dan Syiah dikarenak`n Warga NU tidak ingin ajaran Syiah terus disebarkan di wilayah Madura. Sikap emosi warga nya terhadap penolakan keras terhadap penyebaran Syiah merupakan harga mati. Permasalahan ini tidak terlepas dari ajaran tajuk Muluk yang menistakan Agama. Setelah proses keadilan ia di ganjar dengan hukuman 2 tahun penjara. Ajaran Tajul muluk ( syiah sampang madura ) tidak serta merta diberikan langsung kepada semua pengikutnya. Bagi kalangan awam ajaran-ajaran ini disampaikan secara bertahap. Jadi bagi mereka yang awam dan baru bergabung dengan kelompok Tajul bisa saja mereka akan menganggap semua tudingan ini sebagai fitnah.
Bagaimanapun juga kelompok Syiah yang telah banyak menyimpang dari ajaran Rasulullah dulunya juga mengikuti ajaran Rasulullah namun karena ada beberapa Orang yang menjadikan pengikut dari Syiah menjadi sesat maka,kuatkan Pondasi agama Islam kita dulu baru belajar ilmu yang lebih mendalam.







Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔