Macam – Macam Topologi Jaringan Komputer

Saturday, April 30, 2011

A. PEAR TO PEAR
Merupakan topologi yang dihubungkan dengan satu jalur komunikasi tunggal dan hanya terdiri dari 2 komputer (tidak boleh lebih).

Kelebihan :
- Transfer data cepat
- Ekonomis karena hanya terdiri dari satu jalur saja
- Setiap computer dapat terhubung secara langsung
Kelemahan :
- Bila terjadi gangguan kabel/jalur pusat maka semua work station akan terganggu
- Tidak dapat dilakukan penambahan work station baru karena hanya terbatas pada dua computer

B. BUS
Merupakan topologi yang dihubungkan dengan satu jalur komunikasi tunggal dan terdiri lebih dari beberapa computer, dan merupakan pengembangan dari topologi pear to pear.

Kelebihan :
- Setiap workstation bisa saling terhubung secara langsung
- Ekonomis karena hanya terdiri dari satu jalur dan tidak memerlukan banyak media
- Mudah dalam penambahan workstation baru tanpa mengganggu workstation lain
- Jika salah satu workstation rusak, tidak mengganggu kinerja yang lain.
Kelemahan :
- Bila terjadi gangguan kabel/jalur pusat maka semua work station akan terganggu
- Tidak dapat dilakukan transmisi secara bersama-sama karena harus bergantian dan menunggu workstation yang lain selesai melakukan transmisi
- Akses data lambat

C. RING
Merupakan topologi yang dihubungkan dengan satu jalur komunikasi tunggal, terdiri dari beberapa computer dan pada setiap ujung jalur saling terhubung membentuk lingkaran.

Kelebihan :
- Setiap workstation bisa saling terhubung secara langsung
- Ekonomis karena hanya terdiri dari satu jalur dan tidak memerlukan banyak media
- Tidak terjadi tabrakan data karena hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi dalam satu waktu.

Kelemahan :
- Bila terjadi gangguan kabel/jalur pusat maka semua work station akan terganggu
- Akses data lambat (terjadi antrian)
- Sulit dalam penambahan workstation baru

D. DUAL RING
Merupakan topologi yang dihubungkan dengan suatu jalur komunikasi ganda, sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu jalur maka akan digunakan jalur yang lainnya, terdiri dari beberapa computer dan pada setiap ujung jalur saling terhubung membentuk lingkaran.

Kelebihan :
- Setiap workstation bisa saling terhubung secara langsung
- Terdapat dua jalur pusat sehingga jika terjadi gangguan pada satu jalur tidak akan terjadi gangguan, karena akan digunakan jalur yang lain.
- Tidak terjadi tabrakan data karena hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi dalam satu waktu.

Kelemahan :
- Akses data lambat (terjadi antrian)
- Sulit dalam penambahan workstation baru

E. STAR
Merupakan topologi yang dihubungkan oleh banyak jalur yang disatukan/dihubungkan dengan perangkat HUB dan memiliki satu computer induk (server).

Kelebihan :
- Control manajemen lebih mudah karena sifatnya terpusat
- Mudah dalam penambahan workstation baru
- Bisa menampung banyak pengguna

Kelemahan :
- Jika computer pusat (server) rusak, maka akan mengganggu kegiatan jaringan
- Setiap kegiatan dalam jaringan harus selalu melewati computer pusat
- Tidak ekonomis karena memiliki banyak jalur dan media
- Beban yang berat pada computer pusat (server)

F. MESH / WEB / SWITCH
Merupakan topologi yang terdiri dari banyak computer dan memiliki banyak jalur yang menghubungkan masing-masing computer secara langsung.

Kelebihan :
- Akses data cepat karena setiap workstation terhubung secara langsung.
- Bisa menampung banyak pengguna

Kelemahan :
- Semakin banyak computer maka semakin banyak dan rumit jalurnya
- Tidak ekonomis karena memiliki banyak jalur dan media

G. TREE
Merupakan topologi yang memiliki susunan berbentuk pohon dan bertingkat, masing – masing tingkatan terdapat satu computer induk.

Kelebihan :
- Control manajemen lebih mudah karena sifatnya terpusat dan terbagi dalam jaringan
- Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan
- Jika terjadi kerusakan pada computer client, tidak akan mengganggu jaringan

Kelemahan :
- Jika computer pusat (server) rusak, maka akan mempengaruhi workstation yang ada pada jenjang di bawahnya

H. DAISY
Merupakan evolusi dari topologi BUS dan RING, yaitu setiap simpul terhubung langsung ke simpul yang lain melalui kabel dan saluran, bukan lingkaran utuh. Dihubungkan secara serial (bukan parallel) sehingga tidak mengenal server dan client.

Kelebihan :
- Semua workstation memiliki status yang sama
- Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan

Kelemahan :
- Jika computer pusat (server) rusak, maka akan mengganggu komunikasi workstation lain.
- Kurang handal

Share this :

Previous
Next Post »
1 Komentar
avatar

saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
terimakasih ya infonya :)

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔